Metode Penilaian SBMPTN 2018

  1. Home
  2. SBMPTN
  3. Metode Penilaian SBMPTN 2018

Berdasarkan ketentuan dari panitia pusat SBMPTN 2018, metode penilaian pada SBMPTN 2018 tidak lagi menggunakan skor 4 (empat) untuk jawaban benar, skor 0 (nol) untuk yang tidak menjawab, dan skor negatif 1 (-1) untuk jawaban yang salah pada SBMPTN 2017.

Metode penilaian pada SBMPTN 2018 tidak hanya memperhitungkan jumlah soal yang dijawab dengan benar dan salah oleh peserta, tetapi juga memperhitungkan karakteristik setiap soal khususnya tingkat kesulitan dan sensitifitasnya dalam membedakan kemampuan peserta.

Metode penilaian oleh panitia pusat dilakukan dengan 3 tahap, yaitu:

  1. Tahap 1, seluruh jawaban peserta SBMPTN 2018 akan diproses dengan memberi skor 1 (satu) pada jawaban yang benar, dan skor 0 (nol) untuk setiap jawaban yang salah atau tidak dijawab/kosong.
  2. Tahap 2, dengan menggunakan pendekatan Teori Response Butir (Item Response Theory), maka setiap soal akan dianalisis karakteristiknya, diantaranya adalah tingkat kesulitan relatifnya terhadap soal lain, dengan mendasarkan pada pola response jawaban seluruh peserta tes tahun 2018. Dengan menggunakan model matematika, maka akan dapat diketahui tingkat kesulitan soal-soal yang dikategorikan mudah, sedang, maupun sulit.
  3. Karakteristik soal yang diperoleh pada tahap 2, kemudian digunakan untuk menghitung skor setiap peserta. Soal-soal sulit akan mendapatkan bobot yang lebih tinggi dibanding soal-soal yang lebih mudah. Tahap-tahap perhitungan skor ini dilakukan oleh tim yang memiliki kompetensi dibidang pengujian, pengukuran, dan penilaian.

Dengan sistem ini, maka setiap peserta yang dapat menjawab jumlah SOAL yang SAMA dengan BENAR, akan dapat memperoleh nilai yang BERBEDA tergantung pada soal mana saja yang mereka jawab dengan benar.

Contoh kasus: peserta A dapat menjawab dengan benar 5 soal, yaitu nomor 1, 5, 7, 11, dan 13, sedangkan peserta B juga dapat menjawab 5 soal dengan benar, yaitu 1, 5, 9, 12, dan 15, kedua peserta tersebut akan mendapatkan skor akhir yang berbeda karena butir soal yang dijawab dengan benar oleh peserta A memiliki tingkat kesulitan yang berbeda dengan butir soal yang dikerjakan dengan benar oleh peserta B.

Sumber: Siaran Pers Panitia Pusat SBMPTN 2018  (9 April 2018)

Menu
Open chat
Hello, Selamat Datang di Mitra Pelajar Indonesia

Mau dapat Tes Minat Bakat GRATIS??

Silahkan klik tombol di bawah ini